Tidak
bisa dipungkiri bahwa salah satu kendala liburan di bali adalah biaya hidup
yang mahal. Penginapan atau pun homestay juga tidak bisa dibilang murah. Akan
tetapi bukan berarti juga tak ada penginapan murah sama sekali. Saya pernah
mnyewa sebuah kamar seharga 50 ribu untuk dua orang. Jadi, sehari saya hanya
perlu mengeluarkan uang 25 ribu. Kamar yang saya sewa memang bukan sebuah hotel
maupun homestay, akan tetapi sebuah kos-kosan yang memang khusus ditujukan
untuk orang-orang yang mau berlibur. Saya dapatkan kos-kosan tersebut melalui
seorang teman yang berasal dari Bali yang kebetulan saat itu tengah berada di
Jogja. dalam hal ini, relasi memang memang menjadi hal penting ketika mau
berlibur. Paling tidak teman yang dari Bali tersebut bisa melakukan negosiasi
terhadap pemilik penginapan. Hal ini memungkinkan untuk mendapatkan penginapan
yang lebih murah daripada mencari sendiri.
Ada
yang lebih murah lagi sebenarnya. Numpang di rumah teman yang dikenal jika
tidak keberatan. Ingat bahwa backpacking adalah jalan-jalan murah yang menekan
pengeluaran. Jika ada yang bisa menjadi sukarelawan kenapa tidak? Iya kan?
Kalau semisal tidak enak opsi pertama bisa dilakukan. Meminta tolong teman
untuk mencarikan penginapan, jika semisal memiliki teman di tempat tujuan.
Jika
tidak punya teman di tempat tujuan, hal yang paling efektif adalah mencari di
internet. Bertanya-tanya di milis backpacing. Perlu diketahui bahwa di Bali masih
ada hotel dengan kisaran harga di bawah 100 ribu. Contohnya hotel Tabanan yang
berada di Tabanan dan Mes Ultra yang berada di Jln. Nangka Selatan Denpasar.
Jika ke Bali Utara ada Hotel murah dengan kamar nyaman dan bersih dengan
kisaran harga 85.000. namanya hotel Jatinegara. Dekat dengan pantai Baluk
Rening. Memang pantainya tak serama pantai yang berlokasi di Bali selatan. Semisal
pantai Kuta. Pantai ini adalah pantai nelayan yang lumayan bersih dan sepi. Cocok
untuk yang mau mencari ketenangan dengan pemandangan gunung Raung yang tinggi
serupa tembok kastil raksasa yang megah. Di pantai ini juga kita bisa menikmati
anak-anak yang berenang dan memancing dengan damai.
Untuk
yang beragama Muslim, Bali juga banyak terdapat warung-warung jawa muslim
dengan kisaran harga murah. Saya pernah makan di warung solo dengan harga 8000.
Ada juga bakso arema yang dijual di gerobak-gerobak dengan harga 5000. Kalauu
mau mencoba masakan bali, boleh dicoba Nasi Jinggo dan sate lilitnya. Beberapa
tempat makan yang pernah saya kunjungi harganya tak sampai 10.000. bahkan di
Kuta pun ada makanan murah. Cukup bayar 3000. Tapi memang Cuma nasi bungkus sih.
Biasanya penjual menggunakan motor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar